Novel (part 6) - Pengkhianat yang Berkhianat



“Brakk!!” suara pintu di dobrak. Tiba-tiba pintu gudang terbuka, dan kami telah di kepung oleh polisi. Entah sejak kapan mereka mengikuti kami bertiga.



“Anj*ng!!! Semuanya berantakan!!” gue panik sejadi-jadinya, gue mencoba lari tapi usaha gue nihil.

“Diam ditempat! Simpan tangan kalian dibelakang!” teriak salah seorang polisi.



Dan tiba-tiba Pak Sandi terbangun lagi, dan dia tersenyum dengan puas ke arah kami.



“Shit jadi tadi dia Cuma akting?” gue tertegun.

“Yap, Bapak sudah tahu rencana kalian. Apa kalian pikir Bapak bodoh? Sekarang kalian tamat!” ucap Pak Sandi.

“Bangsat!! Kesini lo!! Lawan gue!!!” Andi mencoba berontak, tapi dia dipukul polisi agar diam.

“Hah segampang ini ternyata menangkap kalian. Hahaha!” Pak Sandi tertawa sangat puas.

“Sial siapa yang bocorin rencana ini? Pasti ada salahsatu dari kita yang berkhianat.” Gue melihat muka Reyna dan Andi dengan tatapan sinis.



Dan akhirnya kami bertiga pun digiring ke kantor polisi dan ditahan atas tuduhan pembunuhan dan penculikan.

***

Di penjara kita bertiga bingung atas apa yang terjadi.



“Apa yang salah? Siapa yang bocorin rencana kita? Apakah Bejo? Atau Reyna? Atau Andi? Tapi kenapa mereka bocorin ini semua?” hati gue sedang mengalami konflik yang sangat keras.

“Rif, sudah kita sabar aja. Kita yakin kita bisa keluar dari sini.” ucap Reyna.

“Tapi kenapa semua ini bisa bocor? Jangan-jangan...” Andi kaget.

“BEJO!!” kita bertiga kompak meneriakan namanya.

“Gila!! Harusnya kita udah tau kalo dia bakalan berkhianat!” ucap Andi.

“Begitu gue keluar dari sini bakalan gue hajar tuh anak!” ucap gue dalam hati.

“Oke yang penting sekarang kita cari cara gimana caranya keluarin kita dari sini dan berusaha gimanapun caranya kita harus keluar dari sini.” Ucap Reyna.



Kita bertiga pun memikirkan cara untuk keluar, tapi semuanya gagal. Tiga bulan telah berlalu. Hingga ada seseorang datang menjenguk kita bertiga.

to be continued....

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Copyright © / Diksi Gue (Ridwan)

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger